TpWiBSC0BUAoTfA5GfAiGfr0Td==

PEMULUNG TEWAS TERJATUH DARI JEMBATAN REL, DIDUGA TERTEMPER KERETA API

kabarciepat.com || Bandung Barat – Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai pemulung rongsok ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari jembatan rel kereta api di wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (02/05/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi di jembatan rel kawasan Jalan Cikampek–Padalarang, Kampung Sumurbandung. Korban diduga tertemper (tersenggol) kereta api saat melintas ketika sedang berjalan atau menyeberangi jembatan.

Dari hasil penanganan di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan sudah berada di bagian bawah jembatan dengan kedalaman sekitar 50 meter dari rel kereta api.

Petugas dari Polres Cimahi melalui tim INAFIS langsung melakukan olah TKP dan proses identifikasi.

Suherman, petugas dari Polres Cimahi, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas korban.

“Kami dari Polres Cimahi menindaklanjuti kejadian diduga tertemper kereta api. Saat ditemukan di TKP, korban sudah berada di bawah jembatan dengan kedalaman kurang lebih 50 meter. Saat ini kami masih melakukan proses identifikasi,” ujar Suherman di lokasi.

Ia menambahkan, hingga saat ini identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan tanda pengenal. Pihak kepolisian tengah melakukan upaya identifikasi melalui pemeriksaan sidik jari.

“Apabila identitas korban berhasil diketahui, kami akan segera menghubungi pihak keluarga. Namun jika belum, jenazah akan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Sementara itu, proses evakuasi sempat mengalami kendala karena medan yang curam serta vegetasi lebat di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, khususnya di area berbahaya seperti jembatan, karena berisiko tinggi dan dapat berakibat fatal.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi pasti kejadian. ***Red

 

Type above and press Enter to search.