TpWiBSC0BUAoTfA5GfAiGfr0Td==

Galian C Sindangsari Disorot, Truk Material Hilir Mudik Nyaris 24 Jam, Warga Terdampak

Cianjur, suarajabarbanten.my.id || Aktivitas tambang galian C di wilayah Sindangsari kembali menjadi sorotan. Kegiatan penggalian dan pengangkutan material diduga berlangsung nyaris tanpa jeda waktu, memicu keluhan warga sekitar yang terdampak debu, kebisingan, serta lalu lintas kendaraan berat yang kian intens. Kamis, 9 April 2026

Pantauan di lokasi menunjukkan truk-truk pengangkut material keluar-masuk area tambang secara berulang. Tumpukan batu dan tanah terlihat memenuhi kawasan, sementara alat berat terus beroperasi mengolah hasil galian.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik karena sebelumnya Dedi Mulyadi telah menyampaikan imbauan penertiban aktivitas pertambangan yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban masyarakat, termasuk pembatasan jam operasional.
Warga mengaku aktivitas yang berlangsung hingga malam hari berdampak langsung pada kualitas hidup mereka.

“Truk lewat hampir tanpa henti. Debu masuk ke rumah, jalan cepat rusak, dan kami khawatir soal keselamatan pengguna jalan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Selain dampak lingkungan dan sosial, warga juga mempertanyakan aspek legalitas operasional tambang, mulai dari kelengkapan perizinan, dokumen lingkungan seperti AMDAL, hingga kepatuhan terhadap batas jam operasional yang seharusnya dipatuhi pelaku usaha.

Masyarakat berharap dinas teknis dan aparat penegak hukum dapat melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta memberikan kepastian atas keluhan yang telah lama dirasakan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tambang terkait aktivitas operasional yang disebut warga berlangsung nyaris tanpa henti. *** Tim investigasi (red)

 

Type above and press Enter to search.