Karawang, suarajabarbanten.my.id|| Dalam rangka menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di bulan suci Ramadan, SMK Negeri 1 Banyusari menggelar kegiatan Pesantren Ekologi yang dilaksanakan selama tiga pekan dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan sosial. Jumat, 6/3/2026
Kepala SMK Negeri 1 Banyusari, Kardiyah, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ekologi ini merupakan upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada para siswa sekaligus memperkuat karakter religius di bulan Ramadan.
“Melalui Pesantren Ekologi ini, kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Nilai-nilai kepedulian terhadap alam harus berjalan seiring dengan penguatan nilai keagamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Kegiatan Pesantren Ekologi dilaksanakan dalam tiga pekan dengan tema yang berbeda. Pada pekan pertama, kegiatan difokuskan pada edukasi dan aksi nyata mengenai kebersihan lingkungan, di mana para siswa diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Memasuki pekan kedua, tema yang diangkat adalah hemat energi. Dalam kegiatan ini para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan energi secara bijak serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kelestarian lingkungan.
![]() |
| Kegiatan tanam pohon |
Sementara pada pekan ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap alam sekaligus upaya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Selain kegiatan utama tersebut, Pesantren Ekologi juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain seperti perlombaan Ramadan, program Poe Ibu, Rantang Kanyaah, Waqaf Al-Qur’an, serta santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
Seluruh rangkaian kegiatan Pesantren Ekologi SMK Negeri 1 Banyusari akan ditutup pada Jumat, 13 Maret 2026, yang sekaligus menjadi momentum pelaksanaan kegiatan sosial berupa santunan anak yatim serta penyerahan Waqaf Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan penguatan nilai keagamaan selama Ramadan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, hemat energi, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi di tengah masyarakat.***salman


