SUBANG, suarajabarbanten.my.id || Sejumlah wartawan mengaku mengalami kesulitan saat hendak menemui Kepala Sekolah SMPN 1 Sukasari guna mengonfirmasi sejumlah informasi terkait program dan pengelolaan sekolah.
Beberapa jurnalis yang datang sejak pagi hari menyampaikan bahwa pihak sekolah melalui staf tata usaha menyebutkan kepala sekolah sedang tidak berada di tempat karena agenda di luar sekolah. Namun, hingga beberapa kali kunjungan dalam kurun waktu berbeda, wartawan tetap belum berhasil mendapatkan kesempatan wawancara secara langsung. Rabu, 25/02/2026
Tim awak media menyatakan sudah beberapa kali mendatangi sekolah untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, menurut mereka, pihak kepala sekolah dinilai sulit untuk ditemui dan belum memberikan keterangan resmi yang dibutuhkan untuk kepentingan pemberitaan
“Kami sudah mencoba mengirimkan surat permohonan konfirmasi resmi dan datang langsung ke sekolah guna mengklarifikasi dan memverifikasi terkait pengelolaan dana BOS, tetapi belum mendapat jadwal yang pasti untuk bertemu,” ujar salah satu wartawan media lokal.
Di sisi lain, perwakilan sekolah menyampaikan bahwa kepala sekolah memiliki agenda yang cukup padat, termasuk kegiatan pembinaan guru dan koordinasi dengan dinas pendidikan setempat. Pihak sekolah juga menyatakan tetap terbuka terhadap media, namun meminta agar proses konfirmasi dilakukan sesuai prosedur administrasi yang berlaku.
Sejumlah orang tua siswa berharap agar komunikasi antara pihak sekolah dan media dapat berjalan lebih terbuka. Mereka menilai transparansi informasi, khususnya terkait penggunaan dana BOS, penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Sukasari belum memberikan keterangan resmi terkait alasan belum dapat ditemui secara langsung oleh wartawan. Para jurnalis menyatakan akan kembali mengajukan permohonan wawancara guna mendapatkan klarifikasi dan penjelasan yang berimbang. ***Red
