Lebak – Suara Jabar Banten Silaturahmi diskusi sekaligus strategi terkait pengembangan seni budaya dan paguron pencak silat diadakan antara Silat Sunda Institute (SSI) dengan Anggota DPRD Kabupaten Lebak Komisi IV dari Fraksi Golkar, Muamar Adi Prasetya . Pertemuan ini menjadi ruang dialog penting dalam membahas pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan program pelatihan pencak silat di Kabupaten Lebak.
Dalam pertemuan tersebut, SSI memaparkan sejumlah program unggulan yang saat ini tengah dan akan dijalankan. Salah satunya adalah program pengembangan prestasi , yang bertujuan mencetak atlet pencak silat berprestasi hingga mampu meraih hasil maksimal di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, SSI juga mengembangkan program pelatihan , yang dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, serta kecakapan hidup bagi keluarga besar SSI. Program ini fokus pada pelatihan yang bersifat praktis dan relevan dengan kebutuhan zaman, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan silat.
Tak hanya menitikberatkan pada prestasi dan pelatihan, SSI turut menjalankan program pendidikan sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan anak bangsa. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pendidikan bagi anggota dan masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan nilai-nilai pembentukan karakter melalui seni bela diri pencak silat.
Anggota DPRD Lebak Komisi IV, Muamar Adi Prasetya , menyampaikan apresiasinya kepada kiprah SSI dalam menjaga seni budaya dan membina generasi muda. Ia menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan terhadap program-program yang dijalankan SSI.
_"Seni budaya, termasuk pencak silat, adalah identitas daerah yang harus kita jaga bersama. Program-program SSI sangat positif, baik dari sisi prestasi, pelatihan, maupun pendidikan. Pada prinsipnya, kami di DPRD akan mensupport selama program tersebut membawa manfaat bagi masyarakat dan generasi muda Lebak,” ujar Muamar._
Sementara itu, Ketua Umum Silat Sunda Institute, Hendra , menegaskan bahwa SSI akan terus berkomitmen menjadi wadah pemersatu seluruh paguron pencak silat, khususnya di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten pada umumnya.
_“SSI tidak hanya fokus pada prestasi olahraga, tetapi juga pada pelestarian seni budaya, peningkatan kualitas SDM, dan kepedulian terhadap pendidikan. Kami berharap sinergi dengan DPRD Kabupaten Lebak ini dapat memperkuat peran pencak silat sebagai budaya luhur sekaligus sarana membangun masa depan generasi bangsa,” kata Hendra._
Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara SSI dan DPRD Kabupaten Lebak dalam mendukung pengembangan seni budaya pencak silat yang berprestasi, berdaya saing, dan tertanam kuat pada nilai-nilai kearifan lokal**
Nacep
