Bogor:suara Jabar-Banten com Praktik curang dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar kembali marak di gudang jaln raya Narogong pkaln 9 kecamatan cilngsi Kabupaten Bogor Aktivitas ilegal tersebut diduga melibatkan mobil truk tangki industri berkapasitas hingga 24 ribu liter.
Truk tangki tersebut diduga kuat melakukan pengisian solar bersubsidi dari sejumlah lokasi penimbunan di wilayah cilngsi pkln 9 Usai pengisian, truk bermuatan solar subsidi itu terpantau melintas di Jalan raya Narogong tepatnya di desa Limus Nunggal cilengsi
Kuat dugaan, muatan solar tersebut kemudian dibongkar dan dijual ke wilayah pkaln 9 untuk kebutuhan industri atau perusahaan.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, para pelansir atau mafia solar mengumpulkan ratusan hingga ribuan liter solar subsidi setiap pekan. Mobil truk tangki industri tersebut disebut masuk ke gudang secara rutin, sekitar mpat kali dalam seminggu, dan melancarkan aksinya pada malam hari guna menghindari pantauan.
Praktik penimbunan BBM subsidi ini dinilai sangat merugikan masyarakat. Para pelansir disebut tak segan merampas hak warga demi keuntungan pribadi, sehingga pasokan solar subsidi di SPBU kerap mengalami kelangkaan.trmasuk di wilayah kecamatan cilngsi
Ironisnya, aktivitas ini seolah tidak menimbulkan efek jera. Dugaan penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi terus berulang tanpa penindakan tegas.
Supir Lintas Kabupaten Keluhkan Kelangkaan Solar.
Kelangkaan solar subsidi dikeluhkan para pengemudi lintas kabupaten Bogor
Salah seorang sopir truk dan sopir lain nyh , mengaku kesulitan mendapatkan BBM solar, terlebih saat kami mau mengisi BBM. Ia menyebut, antrean di SPBU bisa berlangsung berjam-jam, namun sering kali berujung kehabisan stok.ujar supir inisial A
Kadang sudah antre lama, tapi solar habis. Ini diduga akibat ulah para pelansir, ujar A
Ia menambahkan, kelangkaan solar di SPBU sangat berkaitan dengan aktivitas penimbunan.BBM solar di gudang jalan raya Narogong pakaln 9 desa Limus Nunggal kamatn cilngsi Kabupaten Bogor
Menurutnya, truk tangki industri tersebut melintas pada dini hari dengan muatan berat.
Tadi malam melintas sekitar jam 18 dini hari. Muatannya berat. Truk tangki industri itu berwarna biru polos,dan merah kapasitasnya sekitar 25 ribu liter dan nomor polisi F 8752 HS
Dengan nama PT SKL
Diketahui, lokasi penampungan solar subsidi diduga tersebar di sejumlah titik, di antaranya wilayah kecamatan cilngsi
Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Polda Jawa barat melalui Propam dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), segera mengambil langkah serius untuk mengusut tuntas dugaan penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Redaksi masih membuka ruang klarifikasi kepada pihak-pihak terkait demi keberimbangan pemberitaan pungkas;
Din/ tim
