Bandung Barat, suarajabarbanten.my.id– Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 13 kantong jenazah. Dengan demikian, total temuan sejak hari pertama hingga pukul 18.30 WIB hari ini mencapai 38 kantong jenazah yang telah diserahkan kepada tim DVI Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut. Senin,26/1/2026
Kantong jenazah yang diterima tim DVI dapat berupa potongan anggota tubuh, sehingga diperlukan pemeriksaan mendalam melalui metode post mortem dan ante mortem. Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan prinsip kehati-hatian dan berbasis standar ilmiah demi memastikan akurasi data yang dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak keluarga.
Fokus Pencarian
Operasi pencarian hari ini difokuskan pada sektor A1 dan A2, sesuai hasil pemetaan menggunakan drone dan informasi dari Kepala Desa Pasirlangu yang menyebutkan adanya pemukiman warga di sektor tersebut. Pencarian akan kembali dilanjutkan esok pagi dengan menyisir sektor A dan sektor B.
Dukungan Alat Berat
Untuk mempercepat proses pencarian, Tim SAR gabungan mengerahkan alat berat berupa excavator berukuran sedang. Sejak hari pertama, tiga unit excavator telah bekerja di lokasi. Hari ini, dua unit tambahan didatangkan sehingga total menjadi lima excavator. Pemilihan excavator berukuran sedang dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi material longsor yang masih lunak, sehingga tetap dapat menjangkau titik pencarian dengan mengutamakan keselamatan.
Keterlibatan Anjing Pelacak
Selain alat berat, Polri juga mengerahkan 6 anjing pelacak (K9) dari Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri. Kehadiran anjing pelacak diharapkan dapat mempercepat proses pencarian korban di lokasi bencana.
Penutup
Hingga kini, proses identifikasi terhadap kantong jenazah yang sudah diserahkan ke tim DVI terus berjalan. Tim SAR gabungan bersama seluruh unsur terkait berkomitmen melanjutkan pencarian dengan mengutamakan keselamatan, ketelitian, dan kecepatan demi menemukan seluruh korban longsor di Desa Pasirlangu. ***RT. Rondo
