TpWiBSC0BUAoTfA5GfAiGfr0Td==

Bandung Barat Cisarua Berduka Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail Turun Tangan



Bandung Barat Suarajabarbanten.my.id,- Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kampung Babakan RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).


Berdasarkan data sementara dari Pemerintah Desa Pasirlangu, total korban 113 Jiwa dari 34 Kepala Keluarga, enam orang dilaporkan meninggal dunia,  sementara 84 orang lainnya masih dalam proses pencarian dan diduga tertimbun material longsor.



“Informasi sementara menurut data Pemdes Pasirlangu, terdapat 6 orang meninggal dunia dan 84 orang masih dalam tahap pencarian,” ujar Asep Ismail saat berada di lokasi bencana.


Ia menyampaikan, tim gabungan yang terdiri dari BPBD KBB, TNI, Polri, serta unsur relawan telah dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). Meski demikian, proses evakuasi menghadapi kendala akibat kondisi medan yang cukup berat.


“Tim SAR terus bekerja di lapangan untuk mencari korban yang belum ditemukan. Mudah-mudahan seluruh korban dapat segera dievakuasi,” katanya.


Untuk penanganan warga terdampak, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa telah menyiapkan lokasi penampungan sementara di wilayah Desa Pasirlangu. Langkah relokasi darurat dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi longsor susulan.


“Warga yang mengungsi akan dialihkan ke tempat penampungan sementara. Saya bersama Camat Cisarua juga sudah mengecek langsung kesiapan lokasi tersebut,” jelasnya.


Asep Ismail juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, sebagaimana peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Melihat kondisi cuaca saat ini, kesiapsiagaan menjadi hal utama untuk mengantisipasi bencana serupa,” pungkasnya. *RR*

 

Type above and press Enter to search.